Kamis, 08 September 2016

Fakta Unik ‘Idul Adha di Negara Sebelah



Grebek Besar
    
Dalam menyambut Idul Adha tahun ini, tak ada salahnya kita mengetahui sedikit tradisi idul adha dinegara sebelah
                Penyambutan hari idul adha tidak hanya dilakukan di Indonesia saja, banyak negara lain juga merayakannya. Idul adha identik dengan penyembelihan binatang qurban, yang dilaksanakan setelah sholat idul adha, yang kemudian hewan qurban dipotong dan dibagikan kepada kaum miskin. Ada juga tradisi yang berjalan bersamaan idul adha, misalnya saja masyarakan Jogja ketika idul adha ada tradisi Gerebek Besar yang biasa dilakukan kraton Yogyakarta, sama halnya dinegara-negara lain juga ada tradisi yang berbagai macam. Yuk kita simak
Berikut fakta unik perayaan Idul Adha di negara lain
1.    Indonesia
                Penduduk Indonesia yang mayoritas muslim, tak diragukan lagi banyak sekali tradisi hari idul adha di berbagai daerah. Misalnya di Yogyakarta, abdi Yogyakarta mengadakan tradisi Grebek Besar.  
2.    Amerika Serikat
                Di Amerika Serikat penduduk islam memang minoritas, meski minoritas tetapi pemerintah Amerika tetap menghargai hari besar orang muslim. Faktanya di Amerika pada hari idul adha penduduk setempat mendapatkan hari libur 1-3 hari. Tak banyak yang beda dengan Indonesia , di amerika penyembelihan hewan kurban dilakukan di masjid mulai pagi hari. Setelah pemotongan hewan kurban selesai , mereka membagikan orang muslim lainnya, juga ada acara makan bersama. Hanya saja bedanya dengan Indonesia disana penyembelihan hewan qurban tak banyak. 
3.    Bangladesh
                Hampir sama dengan negara muslim lainnya, Bangladesh juga mengadakan penyembelihan hewan qurban, bedanya disana hewan kurban diseleksi dengan hati-hati, harus memenuhi standar, dan untuk usia ada penyarigan ketat, juga orang yang menyembelih tidak sembarangan, dikerjakan oleh tenaga ahli. Di sana kegiatan menyembelih hewan kurban tak jauh beda dengan negara lain dilaksanakan selama 3 hari
4.    Pakistan
                Di Pakistan perayaan hari kurban ditandai dengan hari libur nasional selama 4 hari. Untuk kegiatan dikosentrasikan di Masjid, adapun untuk toko banyak yang tutup, disana juga dilakukan penyembelihan hewan kurban, yang dibagikan kepada fakir miskin.
5.    Maroko
                Di Maroko hari idul adha juga ditandai dengan hari libur nasional selama 3 hari. Tak berbeda dengan Indonesia disana masyarakat berbondong-bondong ke Masjid dipagi hari dan setelah sholat id mereka menyembelih hewan qurban lalu dibagikan ke fakir miskin
6.    Arab Saudi
                Berbeda dengan Indonesia, biasanya di Indonesia  hari idul fitri dan idul adha lebih ramai idul fitri, karena banyak yang mudik, juga merupakan hari mudik terbesar. Di Arab Saudi malah berbeda, disana hari idul adha merupakan momen terbesar untuk umat islam. Karena pada hari idul adha adalah hari berkumpulnya orang islam dari penjuru dunia, yang dating ke Arab Saudi untuk melakukan ibadah Haji. Untuk binatan kurban sangat diperhatikan betul disana, mulai kesehatan hewan kurban, sampai orang yang menyembelih adalah orang yang ahli dibidanya. Diarab Saudi dilakukan penyembelihan binatang kurban yang terbesar didunia, untuk distribusi binatang kurban dibagikan kenegara islam  yang miskin, terutama dikawasan asia tengah, asia selatan , afrika. 
7.    Mesir
                Di mesir  perayaan hari idul adha di tandai dengan hari libur nasional selama 3 hari. Mereka melakukan silaturahmi, bermaaf-maafan setelah sholat id di masjid, yang sekilas sama dengan apa yang dilakukan diindonesia pada hari idul fitri, yang bersilaturahmi ke sanak saudara. Untuk penyembelihan hewan kurban dilakukan oleh lembaga LSM setempat
8.    Ningxia, China
                Untuk china , pada hari idul adha masyarakan muslim berduyun-duyun ke masjid dipagi hari. Berbeda dengan negara lain, di china sholat idul adha di masjid hanya dilakukan oleh kaum laki-laki , sedangkan untuk kaum perempuan dilarang untuk kemasjid.
                Uniknya di china pada hari idul adha dilakukan tradisi membakar ikan hiu. Ini mereka lakukan pada saat malam takbir pertama. Ikan hiu yang sudah dibakar, pada pagi hari dibawa kemasjid , dan di makan setelah sholat idul adaha

1 komentar: