Kamis, 08 September 2016

Penyamaran Jokowi Biar Kena Tilang Polisi


              Pak Jokowi menyamar menjadi warga biasa supaya dirinya kena tilang polisi. Siapa sih yang tak kenal Jokowi , presiden juga mantan walikota Solo yang murah senyum.  Kejadian ini terjadi ketika Jokowi masih menjabat walikota Solo, tindakan pak Jokowi ini di anggap aneh oleh banyak warga solo. Karena jokowi ingin mengetahui oknum oknum polisi yang meresahkan warga karena meminta uang.
 
                Kejadian ini bermula ketika warga Solo resah karena ada oknum polisi yang suka menilang dan meminta uang sogokan. Kala itu Pak Jokowi mempunyai ide untuk mengetahui siapa oknum polisi yang membuat resah warga.  Begini critanya, Di sela-sela pekerjaannya, Pak Jokowi menyamar sebagai masyarakat biasa dan mengendarai motor bersama masyarakat biasa. Biar kena tilang polisi, Jokowi mematikan lampu depan motor. Setelah beberapa waktu berkendara Pak Jokowi dihentikan oleh polisi untuk menepi ke jalan. Inilah kesempatan pak jokowi untuk mengetahuinya langsung. 
                Pak Jokowi disuruh menepi dan di Tanya “Pak mohon maaf, silahkan menepi kejalan sebentar”. Lalu Jokowi pun disuruh tunjukan surat-surat kendaraan,  karena Tidak menyalakan lampu, lalu oknum polisipun meminta sejumlah uang . Nah dari situ Jokowi mengetahui Problem masalahnya. Ketika sang polisi melihat kebelakang polisi itu pun kaget, karena yang ditilanag adalah walikotanya sendiri.
                Akhirnya polisi itupun tahu kesalahannya sendiri. Berhubung Jokowi adalah orang yang sabar dan tidak suka melebih-lebihkan persoalannya , maka persoaalan ini tidak ada di media social  ataupun Reporter. Dan hanya warga Solo yang mengetahuinya.
Image ini hanya adegan saja, dan tidak diketahui yang asli                Semoga cerita ini bisa menjadi inspirasi bagi pemimpin, agar mengetahi kinerja bawahanya secara langsung, kadan juga diperlukan penyamaran untuk mengetahi situasi langsung dilapangan.

1 komentar: