Senin, 24 Oktober 2016
Bahaya Teh Celup Bagi Kesehatan, Berikut Solusi Menikmati Teh
Bahaya Teh Celup Bagi Kesehatan,
Berikut Solusi Menikmati Teh
Dulu teh diperjual belikan dalam bentuk serbuk
daun teh yang dikemas sederhana , namun diera sekarang teh di kemas lebih
praktis lagi hingga tinggal celup saja ke air tanpa harus repot-repot
menyaringnya.
Semua
pasti tau menuman the yang cocok untuk bersantai bersama keluarga. The merupakan
minuman favorit kebanyakan orang, ini karena aromanya yang wangi dan enak
diminum dalam hangat, panas atapun dingin. Dulu teh diperjual belikan dengan
kemasan yang sederhana yang hanya serbuk daun yang dikemas, hal inilah yang
mendorong penemuan teh celup yang lebih praktis, karena beda dengan teh serbuk
daun, the celup tanpa menyaring ampas the.
Tapi apakah anda mengetahui efek jangka lama teh celup? .. berikut
penjelasannya.
Efek Teh Celup Bagi Kesehatan
Taukah anda bahwa the celup dibalik
kepraktisann kemasannya ternyata ada bahaya mengintip anda. Sebenarnya teh
celup sama dengan teh serbuk lainnya yang tidak berbaha bagi kesehatan,
tetapi yang bahaya adalah kemasan atau
bungkus teh celup .dalam bungkus teh celup mengandung zat klorin .
Zat
klorin yang terdapat pada bungkus teh celup sangatlah berbahaya . klorin dalan
dalam kertas sendiri berfungsi sebagai disinfektan yang menjadikan kertas
pembungkus tes bisa lebih tahan dan bebas bakterai. Bahayanya adalah ketika teh
dicelup terlalu lama direndam dalam air . hal ini bisa mengakibatkan kemandulan
pada pria, resiko penyakit kangker, ibu hamil yang beresiko kandungannya cacat.
Solusi Teh Celup
Meski
teh celup bahaya bagi kesehatan, tetapi anda tek perlu panik berlibihan. Mungkin sebagaian orang merasa kalau merendam teh
celup terlalu lama bisa membuat teh terasa nikmat, karena bisa membuat warna teh
lebih pekat. Hal inilah yang malah menyebabkan kandungan clorin pada bungkus teh
celup tercampur ke air teh. Jadi solusinya adalah ketika kita membuat the celup
sebisa mungkin jangan sampai merendam teh celup terlalu lama. Waktu yang
dianjurkan untuk merendam teh celup kurang lebih 3 menit dalam rendaman.
Bagaimana
apakah anda merasa taku t menum teh lagi? Jika anda merasa takut akan kandungan
zat klorin pada bungkus teh celup, ada baiknya anda menggunakan teh serbuk
daun. Meski tidak praktis karena menyaring ambas the , tapi hal ini malah lebih
baik bagi kesehatan.
Semoga
info ini bermanfaat bagi anda
Info dari : ibu-zahraa.blogspot.co.id
Kamis, 20 Oktober 2016
Pria Berjenggot Sedikit Terkena Resiko Jerawat, Apa Alasannya?..
Dengan zaman
saat ini, mulai banyak tren menumbuhkan rambut wajah atau jenggot ataupun
kumis. Apa hubungannya pria berjenggot dengan jerawat? Faktanya pria berjenggot
mempunyai lebih sedikit resiko terkena jerawat.
Kebanyakan
pria di usia remaja mempunyai kulit mulus tanpa jerawat adalah hal yang di
idamkan. Kebanyakan usia remaja banyak pria yang berjerawat khususnya dibagian
wajah, ini terjadi karena di usia remaja atau masa pubertas ada peningkatan
produksi kelenjar minyak kulit hampir di semua tubuh laki-laki khususnya dibagian wajah. Minyak yang yang
terdiri dari asam lemak bebas, kolestrol dan gliserida , hal ini menyebabkan
bakteri mudah tumbuh baik pada kulit. Bakteri yang tumbuh pada kulit tersebut
dinamakan Propionibacterium acne , bakteri inilah yang menyebabkan timbulnya
jerawat khusunya pada bagaian wajah.
Sebuah
penelitian membuktikan kalau pria yang mempunyai rambut wajah atau kumis juga
jenggot bakteri staphylococcus aureus lebih sedikit tumbuh di rambut wajah disbanding
dengan pria yang tak mempunyai rambut wajah, kemungkinan ini lah yang
menyebabkan jerawat pada wajah lebih sedikit pada orang yang mempunyai rambut
wajah disbanding pria yang tak mempunyai rambut wajah.
Perlu
diketahui kalau punya rambut wajah bukan berarti tak beresiko terkena jerawat,
perlu diperhatikan kalau alat cukur yang digunakan untuk mencukur rambut wajah
juga harus diperhatikan kebersihannya. Alat cukur yang tidak bersih bisa
menimbulkan jerawat karena pada saat
mencukur rambut pori pori kulit membuka , disaat itulah bisa terjadi
perpindahan bakteri yang masuk ke pori-pori kulit.
Meski
demikian bukan berarti pria yang mempunyai rambut wajah tak punya jerawat,
tetapi hal ini membuktikan kalau kebanyakan pria yang berambut wajah mempunyai
resiko lebih sedikit terkena jerawat.
Sumber : www.klikdokter.com
Senin, 10 Oktober 2016
Benarkan Mandi Malam Menyebabkan Rematik
Dilinsir
dari KlikDokter.com- Banyak sekali orang tua yang melarang madi di malam hari
karena ditakutkan akan terkena rematik. Lalu bagaimana menurut pandangan medis
tentang mandi malam. Rematik adalah penyakit yang disebabkan oleh peradangan
pada sendi. Rematik adalah salah satu penyakit yang diakibatkan gangguan
autoimun atau merupakan gangguan dalam tubuh. Dimana ketika sel imun yang biasanya melindungi
tubuh dari penyakit dan kuman malah merusak sel normal yang ada ditubuh. Karena
sel imun yang tidak berfungsi dengan baik maka menyebabkan kerusakan sel-sel
pada sendi sendi yang mengakibatkan ada rasa nyeri atau ngilu.
Benarkan
Mandi Malam Menyebabkan Rematik
Dengan keterangan
diatas tadi , bisa di tarik kesimpulan kalau mandi malam tidaklah menimbulkan
penyakit rematik, tapi bagi sebagian masyarakan sudah terlanjur memmpercayai
kalau madi malam bisa menyebabkan rematik, padahal menurut dunia medis, mandi
malam tidaklah mendi malam tidaklah menimbulkan rematik.
Antara mandi
malam dengan remaatik sebenarnya lebih tepatnya adalah karna suhu malam yang
dingin. Penelitian membuktikan kalau orang yang sudah tua yang mengalami
pengapuran sendi atau osteoarthritis, suhu dingin bisa menyebabkan nyeri pada
sendi. Ini berkaitan dengan waktu malam hari yang suhunya lebih dingin di
banding dengan siang, kemudian suhu dingin tersebut meresap kesendi sendi yang
mengakibatkan rasa nyeri pada sendi, hal inilah yang kemudian menyebar dari
mulut kemulut hinga menjadi mitos kebanyakan orang.
Jadi kesimpulannya bukanlah madi malam yang
menyebabkan rematik. Menurut dunia kedokteran ada beberapa hal yang bisa
menyebabkan rasa nyeri atau rematik.
1. Factor usia : semakin tua maka tingkat resiko rematik semakin tinggi
2. Jenis kelamin : fakta membuktikan kalau wanita lebih beresiko terkena remati
3. Keturunan : Faktor keturunan mempunyai resiko lebih tinggi jika
orang tuanya mempunyai history penyakit rematik
Kesimpulannya , mandi malam tidaklah
menimbulkan rematik, namun mengakibatkan timbulnya tanda tanda nyeri sendi pada
orange yang mengalami pengapuran sendi. Kalau kita mandi malam, untuk mencegah
timbulnya gejala rematik sebaiknya ketika mandi malam menggunakan air hangat
dan ketika terasa nyeri langsung gunakan obat oles yang di oleskan ke titik
yang terasa nyeri
Terima kasih telah membacanya











