Kamis, 20 Oktober 2016

Pria Berjenggot Sedikit Terkena Resiko Jerawat, Apa Alasannya?..

Dengan zaman saat ini, mulai banyak tren menumbuhkan rambut wajah atau jenggot ataupun kumis. Apa hubungannya pria berjenggot dengan jerawat? Faktanya pria berjenggot mempunyai lebih sedikit resiko terkena jerawat.
                Kebanyakan pria di usia remaja mempunyai kulit mulus tanpa jerawat adalah hal yang di idamkan. Kebanyakan usia remaja banyak pria yang berjerawat khususnya dibagian wajah, ini terjadi karena di usia remaja atau masa pubertas ada peningkatan produksi kelenjar minyak kulit hampir di semua tubuh laki-laki  khususnya dibagian wajah. Minyak yang yang terdiri dari asam lemak bebas, kolestrol dan gliserida , hal ini menyebabkan bakteri mudah tumbuh baik pada kulit. Bakteri yang tumbuh pada kulit tersebut dinamakan Propionibacterium acne , bakteri inilah yang menyebabkan timbulnya jerawat khusunya pada bagaian wajah.
                Sebuah penelitian membuktikan kalau pria yang mempunyai rambut wajah atau kumis juga jenggot bakteri staphylococcus aureus lebih sedikit tumbuh di rambut wajah disbanding dengan pria yang tak mempunyai rambut wajah, kemungkinan ini lah yang menyebabkan jerawat pada wajah lebih sedikit pada orang yang mempunyai rambut wajah disbanding pria yang tak mempunyai rambut wajah.
                Perlu diketahui kalau punya rambut wajah bukan berarti tak beresiko terkena jerawat, perlu diperhatikan kalau alat cukur yang digunakan untuk mencukur rambut wajah juga harus diperhatikan kebersihannya. Alat cukur yang tidak bersih bisa menimbulkan jerawat karena  pada saat mencukur rambut pori pori kulit membuka , disaat itulah bisa terjadi perpindahan bakteri yang masuk ke pori-pori kulit.
                Meski demikian bukan berarti pria yang mempunyai rambut wajah tak punya jerawat, tetapi hal ini membuktikan kalau kebanyakan pria yang berambut wajah mempunyai resiko lebih sedikit terkena jerawat.

2 komentar: